Estiningtyas's Blog

Just another WordPress.com weblog

BAB 6 TRANSLASI MATA UANG ASING

pada Juni 7, 2012

Alasan – Alasan Melakukan Translasi

Perusahaan dengan operasi di DN/LN, LK konsolidasi penting agar pengguna memahami secara utuh.

L/K anak perusahaan LN yang bersenominasi dalam mata uang asing disajikan ulang dengan mata uang induk perusahaan. Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya disebut translasi.

Translasi menyebabkan kesulitan dalam menentukan keuntungan dan kerugian antar perusahaan (dalam satu korporasi) maupun antar periode. Tantangan inilah yang mempengaruhi evaluasi kinerja manajemen.

 

Latar Belakang dan Teminologi

Translasi tidak sama dengan konversi. Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter. Dalam translasi tidak ada pertukaran fisik dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi.

Pasar uang merupakan tempat jual – beli mata uang negara-negara dagang utama. Tempat inilah yang menjadi tempat transaksi perdagangan, transfer pembayran kredit, dan pengiriman barang sehingga para pelaku bisnis terlindung dari resiko ketidakstabilan nilai tukar.

Transaksi mata uang asing terjadi di pasar spot, forward, dan swap.

  1. Mata uang yang diperjualbelikan pada spot harus dikirimkan secepatnya.
  2. Transaksi pada forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu kedalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan.
  3. Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjual forward atau melibatkan pembelian forward dan penjual spot atas mata uang secara bersamaan.

Pengaruh Alternatif Kurs Translasi Terhadap L/K

Kurs nilai tukar untuk translasi mata uang asing menjadi mata uang domestik terdiri dari :

  1. Kurs Kini
  2. Kurs Historis
  3. Kurs Rata-rata

Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi L/K dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.

Transaksi mata uang asing terjadi saat perusahaan membeli/menjual barang ( pembayaran dalam mata uang asing atau perusahaan meminjam/meminjamkan mata uang asing), sedangkan translasi diperlukan untuk mempertahankan catatan akuntansi dalam mata uang perusahaan pelapor.

BAB 6

TRANSLASI MATA UANG ASING

Alasan – Alasan Melakukan Translasi

Perusahaan dengan operasi di DN/LN, LK konsolidasi penting agar pengguna memahami secara utuh.

L/K anak perusahaan LN yang bersenominasi dalam mata uang asing disajikan ulang dengan mata uang induk perusahaan. Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya disebut translasi.

Translasi menyebabkan kesulitan dalam menentukan keuntungan dan kerugian antar perusahaan (dalam satu korporasi) maupun antar periode. Tantangan inilah yang mempengaruhi evaluasi kinerja manajemen.

 

Latar Belakang dan Teminologi

Translasi tidak sama dengan konversi. Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter. Dalam translasi tidak ada pertukaran fisik dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi seperti bila dilakukan konversi.

Pasar uang merupakan tempat jual – beli mata uang negara-negara dagang utama. Tempat inilah yang menjadi tempat transaksi perdagangan, transfer pembayran kredit, dan pengiriman barang sehingga para pelaku bisnis terlindung dari resiko ketidakstabilan nilai tukar.

Transaksi mata uang asing terjadi di pasar spot, forward, dan swap.

  1. Mata uang yang diperjualbelikan pada spot harus dikirimkan secepatnya.
  2. Transaksi pada forward adalah perjanjian untuk melakukan pertukaran suatu mata uang dengan jumlah tertentu kedalam mata uang lain pada suatu tanggal di masa depan.
  3. Transaksi swap melibatkan pembelian spot dan penjual forward atau melibatkan pembelian forward dan penjual spot atas mata uang secara bersamaan.

Pengaruh Alternatif Kurs Translasi Terhadap L/K

Kurs nilai tukar untuk translasi mata uang asing menjadi mata uang domestik terdiri dari :

  1. Kurs Kini
  2. Kurs Historis
  3. Kurs Rata-rata

Penggunaan kurs nilai tukar historis melindungi L/K dari keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.

Transaksi mata uang asing terjadi saat perusahaan membeli/menjual barang ( pembayaran dalam mata uang asing atau perusahaan meminjam/meminjamkan mata uang asing), sedangkan translasi diperlukan untuk mempertahankan catatan akuntansi dalam mata uang perusahaan pelapor.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: