Estiningtyas's Blog

Just another WordPress.com weblog

MENERAPKAN KONSEP ” PEMABANGUNAN BERKELANJUTAN”

pada November 17, 2011

ETIKA PROFESI AKUNTANSI#

MENERAPKAN KONSEP “ PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN”

 

KELOMPOK :

ASWIDA SRIKANTI 20208210

ESTININGTYAS R. PUTRI 2020460

INDRIA WARDANI 21208468

 

 

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS EKONOMI

2011

Latar belakang

Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya memerlukan sumberdaya alam, yang berupa tanah, air, dan udara dan sumbernya alam yang lain yang termasuk ke dalam sumberdaya alam yang terbaru maupun yang tak terbarukan. Namun demikian harus disadari bahwa sumberdaya yang kita perlukan mempunyai keterbatasan di dalam banyak hal, yaitu ketebatasan tentang ketersedian menurut kuantitas kualitasnya. Sumberdaya alam tertentu juga mempunyai keterbatasan menurut ruang dan waktu. Oleh sebab itu diperlukan pengelolaan sumberdaya alam yang baik dan bijaksana. Antara lingkungan dan manusia saling mempunyai kaitan yang erat. Ada kalanya manusia sangat ditentukan oleh keadaan lingkungan di sekitarnya, sehingga aktivitasnya banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan di sekitarnya.

Keberadaan sumberdaya alam, air, tanah dan sumberdaya yang lain menentukan aktivitas manusia sehari-hari. Kita tidak dapat hidup tanpa udara dan air. Sebaliknya ada pula aktivitas manusia yang sangat mempengaruhi keberadaan sumberdaya dan lingkungan di sekitarnya. Kerusakan sumberdaya alam banyak ditentukan oleh aktivitas manusia. Banyak contoh kasus-kasus pencemaran dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia seperti pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah serta kerusakan hutan yang kesemuanya tidak terlepas dari aktivitas manusia, yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri.

Pembangunan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat terhindarkan dari penggunaan sumberdaya alam; namun eksploitasi sumberdaya alam yang tidak mengindahkan kemampuan dan daya dukung lingkungan mengakibatkan merosotnya kualitas lingkungan. Banyak faktor yang menyebabkan kemerosotan kualitas lingkungan serta kerusakan lingkungan yang dapat diidentifikasi dari pengamatan di lapangan, oleh sebab itu dalam makalah ini dicoba diungkap secara umum sebagai gambaran potret lingkungan hidup, khususnya dalam hubungannya dengan pengelolaan lingkungan hidup di era otonomi daerah. Selain itu, proses itu harus dilakukan dalam batas daya dukung lingkungan tidak mengancam keberlanjutan sumberdaya alam yang dapat diperngaruhi dan menghemat sumberdaya alam yang tak dapat diperbaharui. Sedangkan kriteria penilaian bekerlanjutan menyangkut lima aspek. Nkelima aspek itu adalah lingkungan, ekonomi, sosial, budaya, sosial, budaya, dan politik.

Solusi :

–          Sebaiknya, walaupun tidak ada momen-momen tertentu seharusnya tidak hanya memproduksi boneka berbentuk anjing saja. Tetapi dengan bentuk yang lainnya, seperti beruang, lumba-lumba dll.

–          Perkembangan usaha juga harusnya di  pasar kan ke Riau saja. Jika perlu ke kota – kota besar yang minat pembelinya bisa di katakan besar.

–          Jika industri ingin lebih maju, coba pasarkan produk melalui internet. Karena di internet seluruh minat pembeli lebih besar lagi.

 

Kesimpulan :

Dalam momen – momen tertentu seperti valentine, boneka PON atau piala dunia dapat meningkatkan keuntungan yang sangat besar karena pemesanan produk sangat besar. Dan apalagi jika ada jenis atau trend boneka baru.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: